NameQ
Minggu, 20 Februari 2011
Cerpen
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 00.02 0 komentar
Minggu, 26 Desember 2010
manfaat sholat tahajjud
* Manfaat Sholat Tahajud **
Minggu, 15 Oktober 2006 @ 15:04 WIB - Diari
Manfaat Sholat Tahajud .
Maaf ya ini buat yg islam...^_^
DAMPAK MEDIS SHALAT TAHAJJUD
Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya
mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi juga
sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian Mohammad
Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa membebaskan
seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker.
Tidak percaya? Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. "Jika anda
melakukannya secara rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas
dari infeksi dan kanker". Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan'tukang obat'
jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam desertasinya yang berjudul
'Pengaruh Sholat tahajjud terhadap
peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu
Pendekatan Psiko-neuroimunologi" Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil
meraih gelar doktor dalam bidang ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana
Universitas Surabaya, yang dipertahankannya Selasa pekan lalu.
Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud dinilai hanya merupakan ibadah salat
tambahan atau sholat sunah. Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat
gerakannya, khusuk dan ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons
ketahannan tubuh (imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan
limfosit-nya yang berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat
mengefektifkan kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi
(coping).
Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan
status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia
menitikberatkan pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan,
kekhusukan, dan keikhlasan. Selama ini, kata dia, ulama melihat
masalah ikhlas ini sebagai persoalan mental psikis. Namun sebetulnya soal
ini dapat dibuktikan dengan tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini
dipandang sebagai misteri,dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui
sekresi hormon kortisol.
Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada
kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara
38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00 normalnya
antara 69-345 nmol/liter. "Kalau jumlah hormon kortisolnya normal, bisa
diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan. Begitu sebaliknya.
Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang membantah paradigma lama yang
menganggap ajaran agama (Islam)
semata-mata dogma atau doktrin.
Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41
responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah,
Surabaya.Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan
sholat tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa
yang bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul
02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali salam
plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di tiga
laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika). Hasilnya,ditemukan
bahwa kondisi
tubuh seseorang yang rajin bertahajjud secara ikhlas berbeda jauh
dengan orang yang tidak melakukan tahajjud. Mereka yang rajin dan ikhlas
bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan kemampuanindividual untuk
menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil. "Jadi sholat
tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan
psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan cara memperbaiki
persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif, emosi yang positif
dapat menghindarkan seseorang dari stress,"Nah, menurut Sholeh, orang stress
itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi. Dengan
sholat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan disertai perasaan ikhlas
serta tidak terpaksa, seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang
kemungkinan besar akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan,
berdasarkan hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang
dilakukan seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik.
Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui semua
rahasia atas rahmat, nikmat,anugrah yang diberikan oleh ALLAH kepadanya.
Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita???????
Seorang Doktor di Amerika telah memeluk Islam karena beberapa
keajaiban yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum
dengan penemuan tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.
Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat yakin
pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah klinik
yang bernama "Pengobatan Melalui Al Qur'an" Kajian pengobatan melalui
Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang terdapat
didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam) dan
sebagainya.
Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor
tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan,
terdapat beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh
darah.
Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi
secara yang lebih normal. Setelah membuat kajian yang memakan waktu akhirnya
dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak
tersebut melainkan
ketika seseorang tersebut bersembahyang yaitu ketika sujud. Urat
tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini
artinya darah akan memasuki bagian urat tersebut mengikut kadar sembahyang 5
waktu yang diwajibkan oleh Islam.
Begitulah keagungan ciptaan Allah. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan
sembahyang maka otak tidak dapat menerima darah yang
secukupnya untuk berfungsi secara normal. Oleh karena itu kejadian
manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam "sepenuhnya" karena
sifat fitrah
kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah
ini.
Kesimpulannya: Makhluk Allah yang bergelar manusia yang tidak
bersembahyang apalagi bukan yang beragama Islam walaupun akal mereka
berfungsi secara normal tetapi sebenarnya di dalam sesuatu keadaan mereka
akan hilang pertimbangan di dalam membuat keputusan secara normal. Justru
itu tidak heranlah manusia ini kadang-kadang tidak segan-segan untuk
melakukan hal-hal yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya walaupun akal
mereka mengetahui perkara yang akan dilakukan tersebut adalah tidak
sesuai dengan kehendak mereka karena otak tidak bisa untuk
mempertimbangkan secara lebih normal. Maka tidak heranlah timbul
bermacam-macam gejala-gejala sosial masyarakat saat ini.
Anda ingin beramal shaleh...? Tolong kirimkan kepada rekan-rekan
muslim lainnya yang anda kenal.
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 18.03 0 komentar
Rabu, 24 November 2010
baca ndiri ja
10 KIAT MENJADI SAHABAT YANG BAIK
MENJADI SAHABAT YANG BAIK
temanilah ketika dia mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya dll.
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 23.31 0 komentar
informasi lomba
http://zafdy.com/olimpiade-matematika-2011-tingkat-sd-smp-sma/
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 23.30 0 komentar
ABU VULKANIK
Efek Negatif Abu Letusan Gunung Bagi Kesehatan AbU vulkanik akibat letusan Gunung Merapi terus beterbangan ke berbagai daerah di sekitar gunung tersebut. Masyarakat sebaiknya mewaspadai abu ini karena bisa mengganggu kesehatan pernapasan, mata, dan kulit. Setelah meletus pada Selasa (26/10) lalu, letusan susulan Gunung Merapi terus terjadi. Sabtu (30/10) malam, lagi-lagi gunung teraktif di dunia ini mengeluarkan awan panasnya. Disusul letusan berikutnya pada Senin (1/11). Tak hanya korban harta dan nyawa, meletusnya Gunung Merapi juga membawa dampak negatif bagi kesehatan. Abu vulkanik dari Gunung Merapi yang terbawa angin ke berbagai arah hingga banyak membahayakan warga sekitar, terutama pada kesehatan. Abu vulkanik sering disebut juga pasir vulkanik atau jatuhan piroklastik adalah bahan material vulkanik jatuhan yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Dikatakan oleh ahli kesehatan paru dari Rumah Sakit Omni Alam Sutera Tangerang, Dr Thahri Iskandar SpP, pada prinsipnya sewaktu letusan gunung itu terjadi, berbagai macam batu-batuan dikeluarkan. “Kandungan yang terdapat dalam abu vulkanik sangat variatif,” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini. Thahri mengatakan, apabila dibagibagi, maka kandungan dalam abu vulkanik tersebut terdiri atas pasir dan batu-batuan, produk letusan seperti belerang, juga awan panas yang banyak disebut dengan wedhus gembel. “Semuanya sangat berpengaruh terhadap kesehatan, khususnya paru-paru,” ungkapnya. Masih dijelaskan Thahri, saat menyerang pernapasan, dampak yang terjadi pun bisa beragam. Misalnya saja saat menyerang kepada orang yang sebelumnya sehat, maka bergantung seberapa besar debu itu menyerang seseorang. “Posisi juga menentukan seberapa besar abu tersebut masuk ke dalam pernapasan kita,” ungkapnya. Nah, jika posisi seseorang dekat dengan abu vulkanik yang kemudian masuk ke dalam pernapasan cukup banyak, maka bisa membuat saluran pernapasan membengkak karena efek dari panasnya udara. Yang terjadi, bisa saja sesak napas, bahkan sampai mengancam jiwa. Apabila awan tersebut naik ke angkasa yang kemudian membentuk awan panas, maka bisa sebabkan hujan asam yang juga membahayakan kesehatan maupun lingkungan. Kandungan racun dalam awan panas tadi dapat menurunkan kesuburan tanah dan kematian bagi hewan. “Namun, jika seseorang berada dalam posisi yang jauh, otomatis dampak pada kesehatan pun akan berkurang atau gejalanya lebih ringan,” sebutnya. Berbeda halnya dengan seseorang yang sudah bermasalah pada paru-paru, seperti pada penderita asma misalnya. Umumnya pada seseorang yang memiliki riwayat asma, maka asmanya akan kumat. “Abu vulkanik merupakan salah satu pencetus terjadinya serangan asma,” paparnya. Kita semua tahu bahwa asma adalah penyakit yang sifatnya terjadi terusmenerus yang biasanya terjadi apabila terdapat pencetusnya. Dalam hal ini, abu gunung menjadi salah satu pencetus asma yang kuat sehingga yang terjadi pada penderita asma biasanya adalah bengek yang bisa muncul kapan saja saat terpapar abu vulkanik. Selain asma, abu vulkanik juga sangat berbahaya bagi seseorang yang sudah menderita penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) atau penyakit yang disebabkan gas atau asap yang beracun dan berbahaya. Di Indonesia yang disebut sebagai gas atau asap berbahaya yang paling banyak adalah asap rokok, bahkan penyakit ini disebut sebagai penyakit asap rokok karena dominasi yang terlalu besar oleh asap rokok yang menyebabkan penyakit ini muncul. Semakin banyak terpapar asap rokok, semakin tinggi risiko. “Orang normal saja jika terpapar cukup kuat sangat terpengaruh pada kesehatannya. Apalagi orang yang sebelumnya dengan riwayat penyakit pernapasan,” ujar Thahir. Khusus untuk anak-anak yang terpapar abu vulkanik, mereka akan lebih sensitif dibandingkan dengan orang dewasa karena pernapasan pada anak-anak sedang dalam pertumbuhan. Misalnya saja jika anak jajan terlalu manis, mereka akan lebih cepat batuk karena terlalu sensitif pada makanan yang dikonsumsinya. Untuk orang yang sudah punya penyakit paru sebelumnya, begitu ada keluhan, segera hubungi ahli paru secepatnya. Dikatakan oleh spesialis paru dari Rumah Sakit Persahabatan, Dr Agus Dwi Susanto SpP, abu vulkanik sangat mengganggu kesehatan manusia terkait dengan berbagai hal, terutama paru, mata, dan kulit. “Secara umum, efek abu vulkanik pada paru akan menyebabkan iritasi karena bersifat asam,” ujar staf pengajar dari Divisi Paru Kerja dan Lingkungan Departemen Pulmonologi dan ilmu kedokteran Respirasi FKUI/RSCM. Dijelaskan olehnya, iritasi yang terjadi adalah dari saluran pernapasan atas hingga bawah, seperti batuk-batuk atau bersin. Namun jika fasenya lebih lanjut, maka bisa menyebabkan sakit tenggorokan, timbunan dahak, sesak napas, juga kekambuhan pada penyakit paru apabila seseorang sebelumnya telah memiliki riwayat penyakit pernapasan. “Penyakit tersebut bisa terjadi, jika kejadiannya terus-menerus dan bertahun-tahun,” tegasnya. Masih dijelaskan Agus, akibat lanjutan dari iritasi saluran napas yang terjadi adalah meningkatnya risiko terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sementara untuk efek jangka panjang, bisa terjadi penumpukan debu di paru atau silica yang berisiko terjadinya silikosis. Dampak kesehatan yang terjadi di luar kesehatan pernapasan atau paru, di antaranya iritasi pada mata, seperti mata berair hingga kebutaan. Kulit pun menjadi bagian yang terkena dampak akan bahaya vulkanik, di antaranya iritasi berupa gatal-gatal, bisa membuat erosi, bahkan kulit bisa terbakar karena abu vulkanik. “Hindari paparan debu vulkanik dan pergi jauh dari sumber abu vulkanik,” pesannya. Agus berpesan agar masyarakat sekitar yang terpapar abu vulkanik untuk terus memproteksi diri dari bahaya, seperti menggunakan masker yang aman. Pilih masker respirator yang bisa menyaring partikel-partikel kecil agar debu tidak bisa masuk dari samping. “Masker biasa tipis sehingga tidak bisa memproteksi 100 persen. Walaupun begitu, masker tetap direkomendasikan sebagai alat pelindung diri,” ujar dokter lulusan FK UI ini.
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 23.22 0 komentar
test toefl
1. "Have you had enough to eat?" "I'd like _____, please." | |
another | |
one more | |
some more | |
any more | |
| |
2. The woman was _____ someone might recognize her. | |
afraid of | |
afraid about | |
afraid for | |
afraid that | |
| |
3. The organisation _____ 25 years ago. | |
found | |
founded | |
was found | |
was founded | |
| |
4. I wish I _____ with Ann. | |
am | |
was | |
were | |
would be | |
| |
5. Please turn off all the lights when _____. | |
you leave | |
you will leave | |
you will leave left | |
you had left | |
| |
6. Until last year, she was the largest ship that _____. | |
was ever built | |
has ever built | |
has ever been built | |
had ever been built | |
| |
7. We lived there _____ ten years. | |
for | |
during | |
since | |
while | |
| |
8. My grandfather _____ of heart failure in his sixties. | |
dead | |
died | |
was died | |
was dead | |
| |
9. They are rich enough to own _____. | |
not a helicopter only, but a yacht as well | |
not only a helicopter, but a yacht as well | |
only a helicopter, but a yacht as well | |
as well as a helicopter, not only a yacht | |
| |
10. She _____ the letter on the office desk. | |
lay | |
lied | |
laid | |
lain | |
| |
11. There wasn't a single person _____ at the beach. | |
in sight | |
on sight | |
seeing | |
to see | |
| |
12. This sauce doesn't taste _____ it should. | |
as | |
for | |
like | |
where as | |
| |
13. John was neither willing to go _____. | |
nor able go | |
nor was able | |
nor he was able | |
nor able to go | |
| |
14. If one is to learn a language well, _____. | |
it must be spoken regularly | |
one must be spoken regularly | |
it must speak regularly | |
one must speak it regularly | |
| |
15. I don't especially care _____ those types of movies. | |
by | |
to | |
for | |
with | |
| |
16. _____ me for a few minutes? | |
Would you to help | |
Would you helping | |
Would you mind to help | |
Would you mind helping | |
| |
17. _____ to the beach on the weekend. | |
Let's go | |
Let's going | |
Let's went | |
Let's to go | |
| |
18. "Did you give John his share of the money?" "No, I _____ it to him, but I didn't have enough time." | |
was to have gave | |
was to have given | |
was to had given | |
was to had gave | |
| |
19. Your taste in movies is very different _____ mine. | |
from | |
to | |
with | |
as | |
| |
20. "You _____ think they'd be here by now." | |
would | |
should | |
could | |
might | |
| |
21. I don't know _____ the rope, but hopefully it will do the job. | |
how long | |
how long is | |
the length of | |
the long of | |
| |
22. "Excuse me. Where is the post office?" "It is _____ of the large blue hotel." | |
in the front | |
on the front | |
in front | |
on front | |
| |
23. She's finally decided that _____ she's going to study much harder. | |
after now | |
from this | |
now from | |
from now on | |
| |
24. My brother _____ the university last year. | |
graduated | |
graduated from | |
was graduated | |
graduated of | |
| |
25. We won't be able to go to the club _____ our parents give us permission. | |
although | |
nevertheless | |
unless | |
without |
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 23.13 1 komentar
Rabu, 17 November 2010
repot banget, jd aq....
gini salah gitu salah,, banyak yang nganggu...
uwhhh, capekkk
Diposting oleh Qurrotu 'Aini di 17.53 0 komentar